nama olivia setiawan. bakal nengok kalau dipanggil olive, oyiphe, liv, dan sederetan yang masih mengantri.

sekarang skul di tritunggal high school semarang, aku oek oek pertama kali 13 juni 1993 di semarang juga, hal yang paling sering aku lakuin itu dengerin lagu2, mau yang slow or fast, tapi paling suka sama lagu rock apalagi yang namanya j-rock, boleh juga k-pop or hip hop and also r&b, sekarang lagi suka denger classic. teruz surfing internet, baca buku, and make stories.

klo mau contac oyiphe.musicholic@gmail.com

Saya yang tergabung dalam klub jurnalistik, memberitakan sebuah berita heboh…

Seiring dengan pemanfaatan TIK di sekolah, kami menggunakan fasilitas blog sebagai alternatif untuk mendistribusikan hasil karya kami. Sekaligus untuk mempromosikan Buletin digital kami.

Silahkan kunjungi b0nj0ur.wordpress.com untuk menengok hasil keringat kami. Semoga bisa memberkati.

Sekolah Kristen Tri Tunggal yang tercinta menyediakan fasilitas laboratorium komputer dalam menunjang kegiatan pembelajaran bagi masing-masing guru, staff, dan terlebih bagi siswa itu sendiri. Dalam perkembangannya, TIK sangat dibutuhkan bagi para siswa. Dengan memanfaatkan TIK, kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lebih cepat dan informasi yang didapat pun semakin luas.

Pendapat beberapa murid:

Edwin : ” Bikin murid jadi tambah kreatif.”

Adi     : ” Membuat murid menjadi berpikir ‘luas’ “

Foto waktu perpisahan kelas 9…

Kkkkk… Make me miss my friends so much….

Ujian Tengah Semester yang baru saja selesai membuat para murid senang sekaligus deg-degan menanti hasil dari ujian tersebut. Saya sebagai salah satu peserta ujian kelas 10 bahagia, bersyukur atas hasil yang diterima sekaligus merasa gamang atas hasil yang kurang memuaskan. Masa adaptasi dari masa pra-remaja menjadi remaja mengakibatkan banyak dari kami (murid kelas 10), mendapati kesulitan dengan pelajaran. Nilai-nilai yang kita terima memang tidak merah tetapi tidak mencapai target.

Semoga dengan berjalannya waktu, nilai kami semakin menanjak. To be EXCELLENT in EVERYWAY…

Pertandingan final Liga 1012 Putri pada hari Minggu, 31 Agustus pukul 14.00 berlangsung seru. Tim putri SMA Kristen Tri Tunggal (SMARungga) berhasil memenangkan pertandingan setelah menundukkan tim putri Karangturi dan membawa pulang 5 gelar, yaitu : Juara I Liga 1012, MVP putri (Nelsa Felicia H), Best support teacher (Mian Martha Manurung), Top Scorer (Esther Hilsa A), Best Supporter.


Sore sebelumnya, Sabtu 30 Agustus 2008, pukul 16.00, tim asuhan coach Wiwied dan coach Agung menang mudah atas tim putri SMA Sedes Sepentiae.


Seperti pada pertandingan sebelumnya, tim SMARungga tidak bermain sendirian tapi didukung oleh suporter yang terdiri atas siswa SMA, adik-adik SMP, guru-guru, dan orangtua. Tim suporter ini disemangati oleh penambuh drum dari SMP, yaitu Yosef Andika dan Sebastian. Tak lupa maskot SMARungga juga ikut menemani tim cheerleader berada di lapangan. Maskot Tri Tunggal menarik perhatian pihak panitia karena bentuknya yang unik, yaitu burung Rajawali. Dibawah komando dari siswa grade X, suporter SMARungga dengan bersemangat meneriakkan yel-yel pendukung.


Pada awal pertandingan, tim SMARungga berhasil mengantongi sejumlah besar point sehingga membuat tim Karangturi kewalahan. Permainan cantik dari Debby dan kawan-kawan membuat tim Karangturi tertinggal 7 bola. Sayangnya pertandingan terganggu beberapa kali dengan insiden matinya scoreboard (Entah kenapa, padahal pada pertandingan hari sebelumnya tidak pernah ada masalah dengan scoreboard, begitu pula dengan pertandingan setelah SMARungga VS Karangturi).


Suporter SMARungga dengan segera melakukan protes pada wasit. Karena insiden ini, tim putri SMARungga kehilangan satu point yang tidak tercatat. Ketidak beresan juga terjadi pada pencatat waktu yang berkali-kali mati sehingga pertandingan dihentikan beberapa saat. Pihak panitia dengan segera mengganti scoreboard dengan whiteboard untuk mencatat skor secara manual. Awalnya whiteboard diletakkan pada seberang pencatat nilai, yaitu dibawah tribun suporter SMARungga. Namun kemudian suporter SMARungga kembali melayangkan protes sehingga akhirnya whiteboard dipindah pada sisi kiri tribun SMARungga. Dengan segera pula, tim suporter menurunkan orang untuk mengawasi perolehan skor.


Di set ke dua, pemain SMARungga dengan nomor punggung 14, Sinta Ayu mengalami Foul-Out. Tim Karangturi juga kehilangan seorang pemainnya pada akhir set ini.

Suporter SMARungga merasa keputusan wasit tidak adil, dan karena insiden matinya scoreboard terjadi beberapa kali lagi, maka suporter SMARungga dengan segera meneriakkan “Jujur! Jujur! Jujur!”. Yang menarik adalah disela-sela menunggu break karena scoreboard yang rusak dan pada saat pergantian set, suporter SMARungga membuat tulisan “TT WIN” dan “TT FIGHT” dengan menggunakan balon. Apa yang dilakukan oleh suporter SMARungga ini menarik simpati dari pihak panitia maupun dari pihak suporter lawan.


Pada set ketiga, kapten tim, Debby harus melangkah keluar dari lapangan karena Foul-Out. Situasi saat itu benar-benar mengkhawatirkan, karena dengan segera tim Karangturi berusaha menyusul perolehan skor. Meskipun begitu, tim SMARungga tetap menunjukkan ketangguhannya. Gabungan serangan cantik dari kuartet Echa, Hilsa, Nelsha dan Indri membuat ring Karangturi kebobolan bola beberapa kali.

Pada break menjelang set keempat, tim SMARungga mengawali dengan doa terlebih dahulu. Suporter pun ikut berdoa dalam hati, meminta anugrah Tuhan boleh diberikan pada kami.

Jarak skor yang makin menyempit membuat tim Karangturi bersemangat. Apalagi karena pencatat waktu akhirnya harus dilakukan secara manual, ini membuat suasana di lapangan menjadi semakin memanas karena kedua tim tidak tahu kapan waktu pertandingan berahir.


Sekali lagi, tim SMARungga harus menelan kenyataan pahit karena pemain dengan nomor punggung 4, Indri, harus keluar dari lapangan karena sudah 5 kali Foul. Situasi menjadi lebih panas karena tim Karangturi dengan ganas melancarkan serangan ke ring SMARungga dan membuat kedua tim sering melakukan pelanggaran. Tapi akhirnya tim Karangturi harus mengakui keunggulan tim SMARungga. Peluit berbunyi, dan tim SMARungga menang atas tim Karangturi dengan skor 73-70.

Semua pemain SMARungga dan penonton berteriak, bersorak dan bersyukur dengan anugrah yang Tuhan berikan pada kita. Hanya karena anugrahnya dan kerja keras dari tim SMARungga maka kemenangan bisa diraih! Selamat tim basket putri SMARungga! Tuhan memberkatimu!


Ada juga kejadian menarik selama petandingan berlangsung, suporter SMA Loyola yang kebetulan mengenakan seragam sama dengan suporter SMARungga (hitam) ikut menyemangati tim SMARungga. Bahkan mereka juga ikut melayangkan protes pada pihak wasit atas beberapa keputusan wasit yang dirasa tidak adil. Oleh karena itu, demi solidaritas, suporter SMARungga tidak langsung pulang saat pertandingan SMARungga vs Karangturi selesai, tapi ikut mendukung tim putra SMA Loyola saat mereka bertanding melawan SMA Karangturi. Sayang sekali tim putra Loyola kalah dari tim Karangturi.


Yang menjadi catatan, ternyata gelar suporter terbaik berhasil diraih suporter SMARungga karena sikap simpatik yang ditampilkan suporter SMARungga, antara lain : tidak mengeluarkan kata-kata kotor tapi kata-kata positif dan sopan, bersikap sportif, dan menghormati jalannya pertandingan. Sedianya gelar ini akan menjadi milik suporter SMA Loyola, tapi sayangnya sempat terjadi insiden kecil antara tim suporter Karangturi dan tim suporter Loyola sehingga gelar suporter terbaik jatuh pada SMARungga. Ini membuat kita menarik pelajaran dari kata-kata bijak ini : “Charisma will bring you to the top, but only character will maintain you on the top.”

Dikutip dari tritunggal.dyndns.com

Ditulis oleh Ferry Kristianto

Ini jadi langkah kedua kalinya dalam sejarah pembuatan blog. Perlu sedikit banyak utak-atik di dalamnya. Blog sendiri jadi salah satu wadah membagi informasi ke sesama cybers. Selain itu jadi tempat buat menuliskan semua pikiran, curhat, and inspirasi dari diri kita buat orang laen. Semoga blog ini bisa bermanfaat dan memberkati semuanya. Selamat dijelajahi, semoga menggoreskan bekas bada hati para penikmat. Terima kasih.